Mengarungi Lautan Besar Dunia Dagang Indonesia (Tips Ampuh Berusaha)

Mengarungi Lautan Besar Dunia Dagang Indonesia (Tips Ampuh Berusaha)

Mengarungi Lautan Besar Dunia Dagang Indonesia (Tips Ampuh Berusaha)

Mar 8, 2019 Bisnis by admin

neodaq.info – Tahun yang berat bagi dunia ekonomi Indonesia, beberapa perusahaan besar dunia tumbang oleh kekejamannya. Diawali dengan perusahaan retail asal Amerika Serikat, Seven Eleven atau yang biasa dikenal dengan Sevel, secara resmi menutup semua outletnya yang berada di Indonesia mulai tanggal 30 Juni 2017. Tempat yang biasa menjadi pilihan anak muda kota metropolitan untuk kongkow – kongkow di setiap malamnya, kini sudah tak ada lagi.

Selanjutnya dari brand fashion ternama, Vans juga mengikuti jejak perusahaan senegaranya Sevel. Perusahaan pembuatan sepatu ini resmi meninggalkan dunia fashion Indonesia setelah terdengar rumor bahwa perusahaan distributornya, PT Gagan Indonesia terlilit hutang dan dinyatakan bangkrut. Hal ini resmi dinyatakan setelah melewati proses persidangan dengan para krediturnya.

Banyak orang mengira bahwa hal ini disebabkan karena keganasan toko online, karena ada beberapa outlet perusahaan retail Indonesia sudah mulai tutup, katakanlah seperti Ramayana dan Matahari. Padahal hal ini bukanlah penyebab utamanya. Karena secara fakta toko online hanya mengalami peningkatan 4% perdagangannya. Lalu apakah penyebab utamanya? Penyebab utamanya adalah daya beli rakyat Indonesia yang menurun.

Ini menjadi sebuah PR besar bagi para pemilik usaha, karena permasalahanya ada di konsumen. Lalu apa yang perlu dilakukan oleh para pemilik usaha yang tak ingin mengikuti jejak 2 perusahaan besar tersebut? Inilah 3 tips ampuh yang dapat kalian lakukan. 

  1. Edukasi Konsumen

Edukasi konsumen ini menjadi sesuatu yang vital yang dapat membuat konsumen mau atau tidaknya membeli barang dagangan kita. Kita perlu memberi tahu apa manfaat dan kegunaan barang yang kita jual. Berikan penjelasan yang baik, apa kelebihan barang dagangan yang kita punya dengan yang lain. Karena sejatinya para konsumen butuh itu, sehingga memiliki the reason why untuk membelinya. Hal ini bisa meliputi dari kegunaan, penggunaan material dan manfaat membelinya.

  1. Penetapan Harga yang Tepat

Secara bersama kita mengetahui bahwa Indonesia masih tergolong sebagai negara berkembang, dengan total pendapatan per kapita yang masih rendah. Maka dari itu, sebagai seorang pebisnis kita harus bisa mengantisipasi hal ini, salah satunya adalah dengan penetapan harga yang sesuai dengan kemampuan para calon konsumen kita. Memberikan harga yang sesuai, maka akan menambah luas cakupan konsumen kita. Tetapi hal ini juga kembali lagi dengan produk apa yang kita dagangkan dan lingkaran masyarakat yang termasuk dalam kebermanfaatan produk kita.

  1. Marketing yang Sesuai

Tidak ada barang yang tidak bisa dijual. Tetapi hanya barang yang dipasarkan atau di-marketing-kan secara salah. Kotoran hewan pun bisa laku asalkan didagangkan dengan sesuai yaitu dijadikan sebagai pupuk. Tidak mungkin kita pasarkan pupuk layaknya makanan di bus – bus seperti para pedagang asongan. Jadi hal ini hanya tentang bagaimana menggunakan cara marketing yang sesuai.

Barang apa yang kita jual, maka kita sudah harus bisa menetapkan siapa saja calon konsumennya. Lalu perhatikan apa yang membuat mereka tertaik sehingga nantinya mau membeli barang dagangan kita. Hal ini pun bisa dipelajari dengan mengikuti workshop marketing yang sekarang sudah banyak diadakan untuk membantu para pebisnis baru yang akan mulai mengarungi lautan dunia bisnis Indonesia.

Itulah 3 tips yang dapat dipraktekkan untuk mengatasi permasalahan para pebisnis sekarang, yaitu melemahnya daya beli para konsumen. Dengan tekunnya kita memperhatikan setiap poinnya maka pasti kita bisa melewati masa krisis ini.